2 Cara Membuat Martabak Telur

Ketika merundingkan tentang martabak, tidak sedikit orang tergolong Anda tentu akan langsung menginginkan martabak manis atau yang memiliki nama beda sebagai cerah bulan dan martabak telur dengan rasanya yang gurih dan isian yang tebal.

Untuk martabak telur, kita pun tentu setuju bahwa martabak telur dengan kulit yang renyah, isian full daging nan gurih, serta pendampinya yaitu acar atau kuah kari amatlah menggoda iman. Membeli martabak indocsn188 telur memanggampang untuk dilakukan. Namun tak terdapat salahnya andai Andamengupayakan untuk membuatnya sendiri di rumah. Anda dapat bebas berkreasi dan menilai isian favorit.

2 Cara Membuat Martabak Telur
2 Cara Membuat Martabak Telur
  1. Cara menciptakan martabak telur

Cara menciptakan kulit martabak telur

Bahan:

Tepung terigu dengan kandungan protein tinggi 200 g

Garam 1 sdt

Air mineral 150 ml

Minyak goreng 50 g

Telur ayam 1 butir, kocok lepas

Cara membuat:

Siapkan wadah kemudian masukkan tepung terigu dan garam.Aduk sampai tercampur rata.

Masukkan telur kemudian aduk lagi sampai tercampur rata.

Tuang air tidak banyak demi tidak banyak sembari terus mengaduk dengan tangan sampai adonan menjadi kalis.

Bagi adonan menjadi dua unsur sama serupa lalu format menjadi bulatan.

Olesi unsur luar adonan dengan minyak kemudian diamkan sekitar 15 menit.

Adonan siap dijadikan kulit martabak telur.

Cara menciptakan isi martabak telur:

Bahan:

Daging sapi giling atau cincang atau daging ayam giling atau cincang 250 g

Daun bawang 5 batang, iris halus

Bawang putih 4 siung, iris halus

Bawang merah 8 buah, iris halus

Bawang bombay 1 buah, iris halus

Lada bubuk 1/2 sdt

Minyak 4 sdm

Cara membuat:

Siapkan penggorengan, kemudian panaskan minyak dengan api sedang.

Masukkan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay.

Tumis sampai tercium bau harum.

Masukkan daging cincang atau giling.

Tumis sampai rata dan sampai daging agak matang.

Masukkan daun bawang dan lada bubuk.

Tumis sampai rata dan daging matang.

Sisihkan.

  1. Cara menciptakan martabak telur

Bahan:

Kulit martabak telur yang sudah diciptakan sebelumnya

Isi martabak telur yang sudah diciptakan sebelumnya

Garam 1 sdt

Telur ayam atau telur bebek 4 butir, kocok lepas

Minyak goreng 4 sdm

Cara membuat:

Ambil satu adonan kulit, lantas tekan dengan telapak tangan dengan gerakan memutar sampai adonan melebar.

Pegang ke dua ujung adonan kemudian dengan gerakan tangan memutar ke atas, banting adonan sampai melebar dengan hati hari supaya adonan tidak robek.

Siapkan 2 butir telur yang telah dikocok kemudian beri garam. Kocoksampai tercampur.

Masukkan isi martabak telur yang sudah diciptakan sebelumnya. Kocoksampai tercampur.

Panaskan minyak goreng di penggorengan dengan api kecil, usahakan siapkan wajan dengan diameter yang luas.

Ambil kulit yang telah dilebarkan. Masukkan secara perlahan dan hati-hati ke dalam penggorengan supaya tidak robek.

Goreng kulit martabak sampai matang.

Tuang isi martabak telur di tengah-tengah kulit martabak telur yang sedang digoreng.

Kemudian lipat setiap ujung kulit ke tengah sampai bagian isi tertutup dengan kulit martabak telur.

Goreng martabak dengan teknik dibolak-balik hingga matang atau berwarna kecoklatan.

Martabak telur yang telah matang lantas sisihkan.

Martabak telur siap dihidangkan.

Buat sejumlah orang mungkin menciptakan martabak telur dengan ukuransebetulnya terkesan ribet atau susah sebab tidak memiliki wajan yang mumpuni. Begitu pula dengan yang kita alami. Oleh karena tersebut berikut ini ialah cara menciptakan martabak telur dengan kulitnya yang mini.

 

  1. Cara menciptakan martabak telur mini:

Bahan:

Kulit lumpia 7 lembar

Tahu 3 buah

Telur ayam atau bebek 2 butir

Daun bawang 2 batang, iris halus

Bawang merah 3 buah

Bawang putih 2 siung

Garam 1 sdt

Lada bubuk 1/2 sdt

Kaldu bubuk 1/2 sdt

Cara membuat:

Hancurkan tahu sampai benar-benar halus. Sisihkan.

Panaskan minyak goreng di penggorengan dengan api sedang.Masukkan bawang putih dan bawang merah.

Tumis sampai tercium bau harum.

Masukkan daun bawang, tahu, garam, lada bubuk, dan kaldu bubuk. Tumissampai matang. Sisihkan.

Ambil telur yang telah dikocok kemudian masukkan isi martabak yangtelah ditumis tadi. Kocok sampai merata.

Ambil kulit kemudian masukkan ke dalam penggorengan. Goreng kulit sampai matang.

Tuang isi martabak telur di tengah-tengah kulit yang sedang digoreng.

Kemudian lipat setiap ujung kulit ke tengah sampai bagian isi tertutup dengan kulit.

Goreng martabak dengan teknik dibolak-balik hingga matang atau berwarna kecoklatan.

Martabak telur mini yang telah matang lantas sisihkan.

Martabak telur mini siap dihidangkan.

7 Hal yang Membuat Hidup Terasa Biasa. Padahal Banyak Hal yang Sudah Kamu Lakukan

Pernah nggak sih anda merasa hidupmu laksana berjalan di tempat? Ibarat tayangan televisi yang disaksikan secara berulang-ulang, anda akhirnya merasa bosan. Padahal bila ditarik ke belakang, anda bukan tergolong orang yang malas mengerjakan aktivitas. Kamu malah aktif berkegiatan, mulai dari event yang buatmu bisa penghasilan, hingga yang suka rela dilakukan.

Dari luar, tidak sedikit yang mengira hidupmu sungguh menyenangkan. Bahkan tidak sedikit dari teman-temanmu yang bercita-cita punya ritme hidup dan kegiatan sepertimu. Namun jauh di dalam hatimu, tak hanya jenuh yang dirasa. Tapi pun merasa bahwa hidupmu seakan tak berkembang dan biasa saja. Banyaknya piagam keikutsertaan pekerjaan tak kemudian buatmu berbagga. Kamu malah bingung mengapa hidupmu yang sibuknya ngalah-ngalahin orang urgen ini berlangsung biasa.

Stagnannya hidupmu ini tentu ada penyebabnya. Hanya anda yang tak menyadarinya saja. Seperti hal-hal di bawah ini, yang sebetulnya sepele sekali.

1. Banyak pekerjaan yang anda lakukan sendiri. Pantas saja hidupmu terasa datar, karena anda kurang berinteraksi di dalamnya

Sibuk namun sendiri via

Kalau disaksikan jadwal pekerjaan harianmu, anda memang nyaris tak punya masa-masa istirahat. Dari Senin hingga Minggu, pagi hingga sore, sudah sarat dengan kegiatan. Namun setelah kembali dari berkegiatan, melulu rasa capek yang anda dapatkan. Mungkin anda lupa, bahwa interaksi ke sesama orang sangat dibutuhkan di dalam kehidupan. Tapi dari sekian kegiatan, tidak sedikit yang anda lakukan sendiri alias tanpa teman. Memang sih anda terkesan mandiri. Namun andai tidak terdapat interaksi, ya layak saja andai hidupmu stagnan di situ.

2. Kamu jelas terjebak dalam rutinitas yang minim tantangan. Dari sekian tidak sedikit kegiatan, kebanyakan melulu di seputar zona nyaman

Minim kendala via

Bangun, siap-siap, pergi, datang ke event, pulang, kemudian udah. Hampir masing-masing hari itulah rutinitasmu. Hari berikutnya bermukim tekan tombol repeat. Rutinitas yang anda lakoni tiap hari jelas minim dalam segi tantangan. Sebab banyak sekali hal yang anda lakukan melulu berkutat di zona nyamanmu saja. Di mana anda sudah tahu akan laksana apa pekerjaan ini dilangsungkan nantinya. Ibarat santap sesuatu tapi anda tak perbah berani menambahkan sambal. Enak sih, namun nggak menantang!

3. Kamu terlampau menggebu dalam mengerjakan sesuatu. Hingga tak sempat bahwa kesukaan dirimu juga perlu tercukupi

Kebutuhan batinmu tak terpenuhi

Tak dapat dipungkiri bahwa anda orangnya terlampau menggebu. Termasuk ketika menjalani hari-harimu. Kamu pasti memfokuskan seluruh benak dan tenaga supaya jadwal sehari-harimu dapat dilakoni semua. Memang sih dampaknya kamu dapat memenuhi semua. Tapi konsekuensinya anda jadi tak punya peluang untuk bersenang-senang. Padahal dengan senang-senang ini, hidupmu tak bakal berjalan gitu-gitu aja. Sebab dengan mencukupi kesukaan diri hidupmu jadi terdapat naik turunnya.

4. Bisa pun karena anda terlalu takut mengupayakan hal-hal baru. Kamu khawatir andai nanti ekuilibrium hidupmu berubah sesudah itu

Selalu fobia mencoba. Maunya yang udah pernah aja

Meski sibuk dan nyaris tak punya waktu guna diri sendiri, anda lebih sering mengerjakan hal-hal yang sama. Selalu terdapat rasa fobia untuk mengupayakan hal-hal yang sebelumnya tak pernah anda coba. Takut andai nanti sistem hidup yang telah ada berubah Casinoroyal7 dan buatmu kesusahan sendiri. Ketakutan dan selalu mengerjakan hal-hal yang sama ini pada kesudahannya yang bikin hidupmu terasa B aja. Stagnan dan berlangsung di unsur yang lurus-lurus saja.

5. Atau dari semua pekerjaan yang dilakukan, niatnya melulu untuk mengasyikkan orang. Tanpa sadari anda jadi tak berkembang

Asal mereka senang, anda pun tenang

Segala sesuatu memang disaksikan dari niatnya. Kalau niatnya guna buat dirimu berkembang, pasti saja hidupmu tak bakal berjalan biasa atau begitu-gitu saja. Kamu tentu malu-malu mengakui, bahwa niatmu mengerjakan ini itu melulu untuk mengasyikkan orang lain.

Parameter keberhasilan dari apa yang anda lakukan ialah omongan lain. Makanya anda selalu mengkhususkan apa yang orang bilang daripada apa yang anda butuhkan. Kalau niatmu sibuk ini melulu untuk mengasyikkan orang lain, layak saja hidupmu melulu datar-datar saja. Sebab terdapat bagian dari dirimu yang seharusnya dapat berkembang, tapi anda abaikan melulu untuk kesukaan orang.

6. Hidup yang biasa dapat jadi karena anda kurang mensyukuri. Ingat, syukur yang hidupmu butuhkan adakah yang sudah terbit dari hati

Bersyukur tak dari hati

Hal beda yang menciptakan hidupmu berlangsung biasa aja ialah rasa syukur. Bisa jadi sekitar hidup ini rasa syukur yang anda panjatkan melulu sekadar formalitas. Bukan syukur dari hati yang dapat legakan perasaan. Kalau sekitar ini syukur yang anda panjatkan melulu ‘yang urgen kelihatan’, layak aja hidupmu berlangsung dengan datar-datar saja.

7. Sepele namun fatal. Kamu asal melakukan tidak sedikit hal tanpa tahu tujuan, yang urgen kelihatan punya kesibukan

Tak punya destinasi pasti

Kalau jadwal harianmu kosong dua hari saja, kamu dapat kebingungan sendiri. Makanya anda berlomba-lomba untuk mengisi jadwal kegiatanmu dengan apa saja yang dapat dilakoni. Asal sarat terisi, semangatmu menjalani hidupi pasti dapat tetap on. Padahal bila ditanya apa tujuanmu atas kegiatan ini, anda tak punya jawaban pasti.

Mmm ya pingin sibuk aja. Biar ada pekerjaan lah intinya~

Mungkin ini lah yang menjadikan hidupmu tak terdapat gregetnya. Tujuan dari apa yang dilaksanakan saja anda tak tahu guna apa. Ibarat kapal yang berlayar, anda tak punya arah inginkan kemana. Padahal semua awak kapal menyeluruh dan bahan bakar yang penuh.

Nggak butuh minder andai saat ini anda merasa hidupmu berlangsung biasa atau begitu-gitu saja. Sebab smeua orang tentu pernah merasakannya. Satu urusan yang perlu anda lakukan, cari tantangan. Apapun itu, kerjakan dengan niat dan destinasi yang jelas. Tak perlu fobia gagal. Toh tidak berhasil bukanlah sebuah kekeliruan yang memalukan.